Tampilkan postingan dengan label motivation words. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivation words. Tampilkan semua postingan

05 Maret 2012

Bahagia atau Sedih?

Kebahagiaan memang menawan, tetapi hanya memberi sedikit pelajaran.
Kesedihan memeang menakutkan, namun teramat banyak manusia yang bercahaya hidupnya karena berhasil melewati gunungan kesedihan.


- Gde Prama, "Pencerahan Dalam Perjalanan, Gramedia, 2010

20 Februari 2012

Freedom?

"Nobody can give you freedom. Nobody can give you equality or justice or anything. If you're a man, you take it."

-Malcolm X-

22 Januari 2012

Tiga Cerita dalam Hidup Steve Jobs

Steve Jobs memaparkan 3 kisah hidupnya yang menarik ketika memberikan pidato di Stanford University, salah satu Universitas terbaik di dunia. Steve mengungkapkan bahwa terdapat tiga cerita dalam hidupnya.

Cerita pertama adalah tentang
connecting the dots
. Semua hal yang terjadi pada hidup kita adalah seperti titik-titik yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu garis yang bermakna. Kita tidak dapat mengetahui apa yang terjadi ke depan, namun ketika kita melihat kembali ke belakang, ternyata everything happens for a reason.


Kenyataan bahwa Steve dilahirkan sebagai anak yang kemudian diadopsi oleh keluarga lain, bahwa kemudian dia drop-out kuliah dan segera memulai bisnis Apple dan sebagai, itu adalah titik-titik dalam kehidupan yang menjadi suatu alur cerita.

‘Connecting the dots ‘ mengajarkan kita untuk mulai meninggalkan titik-titik pada sebuah kertas putih sehingga nantinya akan terhubung menjadi suatu garis lurus yang merupakan garis kesuksesan dunia dan akhirat.

Cerita kedua adalah tentang
love and lost. Steve sebagai pendiri Apple dan orang yang sangat mencintai pekerjaannya, pernah ditendang dari perusahaan yang didirikannya tersebut dimana berbulan-bulan setelah itu dia merasa sangat kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya dan merasa ada disorientasi dalam hidup.

Namun Steve Jobs akhirnya bangkit dan mendirikan dua buah perusahaan besar NEXT dan PIXAR. Next kemudian dibeli kembali oleh Apple dan menjadikannya kembali sebagai CEO Apple yang menyelamatkan Apple dari jurang kebangkrutan dan menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor teknologi informasi.

‘Love and lost’ mengajarkan kita untuk tidak mencintai segala sesuatu di dunia ini secara berlebihan karena suatu saat itu akan hilang. Love and Lost juga mengajarkan kita untuk tidak berputus asa atas rahmat Allah, karena segala sesuatu yang buruk menurut kita belum tentu buruk menurut-Nya.

Cerita yang ketiga adalah mengenai kematian. Steve Jobs terdeteksi kanker dan divonis mati oleh dokter pada tahun 2004, namun jauh sebelumnya sejak berusia 17 tahun, setiap pagi ketika bangun tidur, Steve selalu melihat di kaca dan berkata kepada dirinya sendiri Suatu saat kematian pasti akan menimpa diriku, apapun yang terjadi. Seandainya hari ini adalah hari terakhirku, maka hari ini aku akan merubah dunia dan bermanfaat kepada orang lain.”

18 Desember 2011

SEORANG Pengembara duduk di depan Guru, 
"Guru, saya telah mengelilingi dunia untuk mencari Kedamaian dan KEBAHAGIAAN, namun yang saya dapatkan hanyalah rasa capek dan putus asa. Saya tidak menemukannya." 
Guru menjawab. "Saudara, mengapa engkau tidak mencoba saja DUDUK di SINI, di TEMPAT INI. Ketika PIKIRAN-mu berhenti MENCARI, Kebahagiaan itu akan DATANG dengan sendirinya." 
(Tibetan's ancient wisdom)

25 November 2011

Perbanyak Ide maka Engkau tak akan Kekurangan Uang...

Hanya mengandalkan satu sumber penghasilan?
Boleh saja, tetapi fakta menunjukkan satu sumber penghasilan tidak akan mencukupi di jaman serba mahal seperti sekarang ini.  
Ide adalah uang. Mereka yang mempunyai banyak ide kreatif pasti tidak akan kekurangan uang. Maka perbanyaklah ide. Carilah peluang-peluang baru yang bisa mendatangkan pundi-pundi uang.
Temukan kelebihanmu, tutupi kekuranganmu.
Jangan mudah menyerah.
Dan bekerjalah dengan penuh cinta.

10 Oktober 2011

NILAI SEBUTIR NASI DI PIRING ANDA*

Mungkin Anda pernah membaca postingan ini...
Andaikan tiap orang membuang 1 butir nasi di piringnya tiap kali makan.
Sehari 3x makan = 3 butir nasi butir terbuang Sehari per orang.

Penduduk Indonesia kurang lebih 250 juta jiwa x 3 butir = 750 juta butir nasi terbuang tiap hari di Indonesia.

Setelah dihitung ternyata dalam 1kg berisi kurang lebih 50.000 butir beras maka = 750 juta : 50 ribu = 15.000kg atau 15 ton beras terbuang TIAP HARI di Indonesia!!!
Jika 1 kg beras cukup untuk makan 10 orang maka 15 ton beras bisa memberi makan 150.000 orang
Jika kurang lebih 6,5 milyar penduduk dunia 50% nya makan nasi dan tiap orang membuang 1 butir nasi tiap kali makan maka = 195 ton beras terbuang tiap hari, yang sebenarnya cukup untuk makan 1,9 juta orang.

Ironisnya, menurut data FAO PBB di dunia ini ada 400 ribu orang meninggal dunia tiap harinya karena kelaparan!!

Pertanyaannya:  “Berapa butir nasi yang anda buang atau terbuang tiap kali makan?”
Anda dapat membantu mencegah krisis pangan dunia dengan menghargai tiap butir nasi di piring anda.

*) co-pas dari status teman di FB.

06 September 2011

Kekuatan Cinta

Sebuah cuplikan dari buku Bhagavad Gita* (berarti Lagu Tuhan):
"Tidak ada yang hilang atau terbuang dalam hidup ini. Bahkan jika Anda adalah yang paling jahat dari semua pendosa, Anda akan terbebas dari semua kejahatan melalui rakit cinta. Kekuatan cinta menghapus semua dosa menjadi abu."
Ini memang berasal dari ajaran agama Hindu, tetapi tidak ada salahnya seorang Muslim membacanya sekedar untuk menambah 'motivasi hidup'...

An excerpt from Bhagavad Gita (means The Song of the Lord):
"There is nothing lost or wasted in this life. Even if you are the most evil of all sinners, you will cross over all evil on the raft of loving. The power of loving reduces all actions to ashes."

*) Penulis Bhagawadgita adalah Sri Krishna Dvipayana Vyasa atau Resi Byasa. Bhagawadgita merupakan ajaran universal yang diperuntukkan untuk seluruh umat manusia, sepanjang masa. Untuk mengetahui rahasia kehidupan sejati di dunia ini sehingga dapat terbebaskan dari kesengsaraan dunia dan akhirat . Umat Hindu meyakini, Bhagawadgita merupakan ilmu pengetahuan abadi, yakni sudah ada sebelum umat manusia menuliskan sejarahnya dan ajarannya tidak akan dapat dimusnahkan.

05 September 2011

Yang Benar Saja?

Sebagian orang mengartikan SABAR dengan selalu mengalah.

Sebagian orang mengartikan PASRAH dengan tidak berbuat apa-apa.

Sebagian orang mengartikan MAAF dengan selesainya perkara tanpa mengganti rugi korbannya.

Sebagian orang mengartikan REJEKI DI TANGAN TUHAN dengan optimisme buta dan tidak punya perencanaan hidup.

Sebagian orang mengartikan BERBUAT BAIK cukup dengan berbuat baik pada orang lain tetapi lupa untuk beribadah kepada-Nya.

Sebagian orang mengartikan BERSEDEKAH tanpa melihat dari mana datangnya uang sedekah itu atau bagaimana cara mendapatkannya.

Membuat Perubahan?

Banyak orang bicara ingin berubah, atau ingin membuat perubahan dalam kehidupannya. Orang-orang hanya bisa ngomong dan menghujat keadaan, sementara mereka bahkan tidak tahu dari mana memulainya.

Soal 'membuat perubahan' ini ada sebuah pesan bagus dari Mother Theresa, "Mulailah di rumahmu dg mengatakan yg baik pada anak-anakmu, kepada suamimu, atau istrimu. Mulailah dg melakukan apa saja, sekecil apa pun, sesuatu yang indah dan menyejukkan hati. Maka kamu pasti telah membuat perubahan."

Sangat menyentuh bukan. Membuat perubahan ternyata justru dilakukan mulai dari hal-hal sepele...

Many people talk about life-changing, or want to make changes in their life. They can only talk and blasphemous things, while they do not even know where to begin.

The problem of 'make changes' have a nice message from Mother Theresa, "Start at home by saying good things to your children, your husband, or wife. Begin with do something, no matter how small, something beautiful and soothing. then you must have made a change. "

That's very touching. Making change was actually starts ​​from trivial things ...

05 Agustus 2011

Filosofi Hidup Orang Jawa

Anda mungkin terlahir sebagai orang Jawa, keturunan etnis Jawa, tapi sudahkah anda tahu filosofi hidup orang Jawa? Warisan budaya pemikiran orang Jawa sangat bagus untuk menambah wawasan kebijaksanaan kita. Anda tidak harus setuju 100%, tetapi paling tidak Anda tahu akar budaya nenek moyang orang Jawa.

Oke, inilah dia.... 

1. Urip Iku Urup
Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik.

2. Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara
Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak.

3. Sura Dira Jaya Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti
Segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.

4. Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha
Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan,kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan.

5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan
Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri;
Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu.

6. Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman
Jangan mudah terheran-heran;
Jangan mudah menyesal;
Jangan mudah terkejut-kejut;
Jangan mudah ngambeg, jangan manja

7. Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman
Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi.

8. Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka
Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka.

9. Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo
Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat.

10. Aja Adigang, Adigung, Adiguna
Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti.

11. Mikul Dhuwur, Mendem Jero
Angkat tinggi2 perbuatan baik, dan tutupi semua keburukan2mu dan keluargamu, tutupi aibnya.

19 April 2011

Bekal Akhirat

Bekal akhirat tidak harus berupa sholat wajib (ini bukan prestasi karena wajib, sesuatu yang diwajibkan bukanlah prestasi!), puasa wajib (juga bukan prestasi!), dan semua jenis ibadah wajib. Bekal yang sesungguhnya adalah Amal Jariyah berwujud karya (entah mengarang buku, membuat film, menyelenggarakan pagelaran musik, mendirikan toko/ pabrik/ rumah sakit/ sekolah untuk memberi lapangan kerja, teknologi untuk mempermudah kehidupan, kesenian untuk menghibur dan mengingat Allah, tabungan bank agar anak cucu tidak kelaparan) dsb. Dan caranya tentu saja juga harus dengan 'cara yang baik', tidak mengganggu orang lain, tidak main paksa.


Jadi jika anda rajin beribadah tetapi tidak berkarya untuk orang lain, tidak membantu orang banyak, maka pantas dipertanyakan kualitas beragama anda. 

28 Februari 2011

MEDITASI MENURUT ISLAM

Meditasi pada prinsipnya adalah bagaimana kita menonaktifkan fisik secara sadar/ menyengaja. Yang diharapkan kemudian adalah jiwa berada dalam keadaan lebih tinggi dari keadaan fisik yang serba terbatas. Yang disebut dengan ASC (altered states of consciousness) : kesadaran rohani yang lebih tinggi.

Meditasi berbeda dengan mimpi, di mana mimpi merupakan pengalaman rohani yang dilalui oleh mental yang tidak memiliki obyek pikir yang jelas/ tidak disengaja.
Sarana untuk memusatkan pikiran seperti gambar-gambar, mantra-mantra, bebunyian yang ritmis, dsb banyak ditemukan pada praktek para pelaku meditasi.

Islam melarang menggunakan obyek pikir dengan media benda-benda (makhluk), karena akan menyebabkan kita tidak bisa sampai kepada hakikat ketuhanan, yaitu yang tidak bisa dibayangkan oleh pikiran, rasa, maupun hati. Islam hadir untuk meluruskan persepsi tentang Tuhan itu, karena jika Tuhan digambarkan seperti apa yang dipikirkan, maka jiwa berhenti pada benda itu dan tidak bisa masuk kepada keadaan transeden yang sebenarnya (hakikat).

Sri Kresna, Budha Gautama, Yesus Kristus, menurut para pengikutnya merupakan perwujudan Tuhan itu sendiri, sehingga mereka yang sampai pada batasan ini rohaninya akan ”terhalang”. Akibatnya obyek pikiran kita berhenti kepada alam yang masih bisa kita bayangkan (dalam bahasa Islam disebut syirik). Padahal ada Tuhan Yang Maha Mutlak yang tidak bisa dijangkau oleh pikiran manusia.

Pengalaman-pengalaman para praktikan meditasi seperti: bisa melihat hal-hal gaib, terlepasnya jiwa dari raga, bertemu Yesus, bertemu Wali Songo, kebal senjata tajam dsb. Bukanlah penentu sebuah kebenaran agama tertentu. Keadaan ini hanyalah sebagian dari pengalaman rohani. Tidak bisa diklaim milik orang Islam saja, atau milik orang Hindu saja, atau Kristen saja. Kemampuan ini bersifat universal dan alami, yang merupakan potensi yang sudah disediakan Tuhan kepada seluruh umat manusia. Bahkan orang atheis sekalipun bisa mengalaminya.

Kalaulah sang meditator mendapatkan pengalaman rohani atau pencerahan, sebenarnya hal itu hanyalah fenomena yang kerap terjadi pada siapa saja yang mengolahnya dengan baik. Fenomena ini bisa terjadi terhadap siapa saja atau penganut agama apa saja, apabila ia melakukan amalan pada prinsip yang sama yaitu ”olah jiwa yang universal”. Karena jiwa memiliki kemampuan yang unik dan transeden. Mereka yang menjalani laku tersebut (meditasi, yoga, reiki, wirid, zikir atau bertapa), akan mendapatkan kenikmatan, kedamaian, kekuatan jiwa, kekuatan berpikir dan ketahanan tubuh yang melampaui orang biasa. Bagi orang awam, hal tersebut bisa saja dijadikan sebuah klaim kebenaran ketuhanan menurut persepsinya.

Sekali lagi tidak!
Kebenaran ketuhanan atau sebuah agama tidak bisa diukur karena fenomena kejiwaan, sebab setiap orang memiliki potensi tersebut. Tidak sedikit orang atheis yang mampu melakukan hal-hal yang luar biasa tanpa harus beragama.

Lalu bagaimana yang seharusnya?

Mulailah dengan kesadaran ini, yaitu kesadaran tertinggi di dalam menuju Zat Mutlak, yang tidak bisa diperbandingkan dengan setiap materi dan imajinasi pikiran. Ia ada sebagai penggerak setiap materi. Sang penggerak napas dan seluruh organ tubuh kita telah menyatakan diri-Nya amat dekat, bahkan lebih dekat dari urat leher manusia. Ia akan merespon jika kita memanggil-Nya.

Keyakinan dan kesadaran inilah yang harus lurus ditekankan dalam jiwa kita di dalam menghadap Zat Mutlak yang tak terbayangkan. Penetapan kesadaran inilah yang dilakukan Nabi SAW dalam melakukan shalat. Yaitu beliau meyakini dan sadar bahwa ia sedang bertemu dengan Tuhannya dan kepada-Nya ia akan kembali (Al Baqarah: 46).

Kemudian perhatikanlah, bumi bergerak, bulan bergerak, atom bergerak dalam aturan yang harmonis, dan pandanglah seluruh alam semesta dengan hening. Semuanya begerak serentak dengan perencanaan yang sangat baik dan sempurna. Semua mengikuti Gerak yang Hakiki. Semua ”mengorbit” kepada Kekuatan yang Maha Tinggi.

Anda akan melihat seluruh alam semesta bersujud (mengorbit) dengan caranya masing-masing kemudian semuanya bertasbih dengan bahasanya yang khusus.
Lalu lihatlah yang menggerakkan jantung anda. Jangan lihat jantungnya, tetapi yang menggerakkannya, yang amat dekat, yang hidup, yang kuasa. Maha Suci Engkau ya Allah. Kesadaran ini hendaknya terus dipelihara dalam setiap kesempatan, terlebih pada saat menunaikan shalat.

Kesimpulan:
1)         Shalat lebih tinggi derajatnya dibanding meditasi.
Shalat adalah perintah langsung dari Allah SWT yang sangat istimewa, sangat special, hanya untuk mereka yang mau menerima hidayah Islam. Shalat adalah satu-satunya sarana untuk ”mengorbit” kepada-Nya. Bahkan cara maupun bacaannya bukanlah hasil rekayasa Muhammad.
 2)             Meditasi bisa dilakukan siapa saja, kapan saja, dan merupakan hal yang biasa saja. Tak perlu memeluk suatu agama untuk bisa melihat hal-hal gaib.
 3)               Seorang yang mengaku Muslim tetapi tidak mengerjakan shalat (baca: tidak mau mengorbit) pada hakikatnya ia telah ”hilang” di galaksi tanpa batas dan ”mati” secara spiritual. Berapapun banyaknya pengalaman spiritual yang ia alami tidaklah membawanya kepada garis orbit yang sesungguh-Nya.
  
*)    disarikan dari berbagai sumber, diantaranya:
- Al Qur’anul Karim,
- Spiritual Quotient oleh Ari Ginanjar Agustian, dan
- Berguru kepada Allah oleh Abu Sangkan.

19 Februari 2011

Maafkanlah - Forgiving

Filsafat Tiongkok kuno mengatakan: "Hadiah yang paling bernilai yang dapat kita terima atau berikan adalah kata maaf."
Begitu juga semua agama besar di dunia mengajarkan doktrin maaf dan mengampuni kesalahan orang lain.
Meskipun sulit sekali untuk memaafkan orang lain, tetapi dengan berusaha memaafkan akan ada banyak hal yang bisa didapat, diantaranya:
1.    Tidak ada lagi permusuhan, dendam atau pembalasan dendam.
       Mata rantai kejahatan langsung bisa putus.
2.    Benci dan dendam yang merusak badan dan mengotori jiwa langsung hilang.
3.    Stress hilang. Kelegaan rohani dan mental.
4.    Penghapusan dosa.
       Allah berkenan memaafkan kita jika kita bisa memaafkan orang lain.
5.   
Kalau kesalahan dimaafkan kita dapat kembali kepada-Nya dengan hati yang ikhlas
       dan mendapat hidup yang barokah.
Karena itu, mari memaafkan orang yang berbuat jahat kepada kita dengan cara “membenci perbuatannya tanpa membenci orangnya”. Tidak ada orang yang sempurna.

Ancient Chinese philosophy says: "The most valuable gift we can receive or give is the word sorry."
So also all the major religions of the world teach the doctrine of forgiveness and forgive others.
Although it was hard to forgive others, but by seeking forgiveness there will be many things to be had, among others:
1. No more hostility, revenge or retaliation. The chain can break the direct crime.
2. Hate and revenge that damage the body and immediately lost souls littering.
3. Stress is lost. Spiritual and mental relief.
4. Elimination of sin. God was pleased to forgive us if we can forgive others.
5. If the error can be forgiven us back to Him with a sincere heart and get a life blessed.
Therefore, let's forgive the people who do evil to us by way of "hate only his actions not icluding him.
" No one is perfect.

09 Februari 2011

"Setiap manusia akan selalu berharga di mata Tuhan - Every human being will always be precious in the eyes of God."

Lihatlah perumpamaan ini: Selembar uang seratus ribuan yang sudah lecek, terlipat-lipat dan kotor tetaplah bernilai seratus ribu rupiah. Nilainya tidak berkurang sedikitpun. Hanya perlu dibersihkan dan dihaluskan lagi.

Begitu pula kita.
Walau kita sudah jatuh atau gagal, nggak berdaya, terhimpit, atau dalam keadaan apapun, kita tetap tidak kehilangan nilai.
Karena kita, saya dan kamu, begitu berharga.
Jangan biarkan kekecewaan, sakit hati  dan ketakutan menghancurkan impian, harapan, maupun cita-cita kita. 

Take a look at this parable: A sheet of the hundred thousands that have been crumpled, folded, dirty-fold still worth a hundred thousand dollars. Its value is not diminished one bit. Just need to be cleaned and smoothed again.
So did we.
Although we have fallen or failed, not helpless, oppressed, or under any circumstances, we still do not lose value.
Because we, me and you, are so precious.
Don't let the disappointment, hurt and fear of destroying the dreams, hopes, and our ideals.

01 Februari 2011

Pasrah Adalah Ilmunya Orang Hebat

Dia sudah memastikan bahwa yang bisa dikerjakannya, TELAH dikerjakannya, dan dia memastikan bahwa yang diserahkannya kepada Tuhan adalah yang HANYA bisa dilakukan oleh Tuhan.

Dia tidak akan pasrah, sebelum dia memenuhi tugasnya sebagai jiwa yang berupaya, untuk memenuhi syarat agar Tuhan mengubah nasibnya.
(dari: Mario Teguh)

"Patience/Devotion is the science of Great People."
He was sure that he can do, HAVE to do, and he made sure that the handing over to God is the ONLY be done by God.

He will not let go, before he fulfilled his duties as a soul who seeks, to qualify for God to change his fortunes.

24 Oktober 2010

Buruknya Televisi

Televisi bisa sangat berguna,
tapi ada orang yang hanya menonton TV saja
yang suka menonton orang lain aktif
dalam hidup yang sibuk dan produktif.

Yang di dalam TV itu,
Mereka bekerja keras dalam hitungan detik,
untuk membangun rating dan audience share yang baik.

Anehnya, orang yang menonton itu,
sudah merasa mengisi hidupnya
dengan pekerjaan yang berguna,
hanya dengan menonton.


(sumber Mario Teguh)

Catatan: mestinya bukan cuma televisi, tetap blackberry, internet dsb. bisa juga buruk efeknya. Teknologi itu 'pisau bermata dua" bisa baik bisa buruk. Tergantung yang menggunakan. Maka pintar-pintarlah memanfaatkannya.

15 Oktober 2010

Dengarkan Perkataannya

Kita bisa melihat kesuksesan orang lain hanya dari caranya berbicara, dan caranya memandang diri sendiri. Kata-kata merupakan alat yang paling penting. Saya percaya bahwa perkataan adalah cerminan dari apa jadinya kita di masa depan. Bill Gates - si mahasiswa drop out- percaya bahwa software-nya (Microsoft) akan hadir di setiap rumah. Hasilnya kita bisa lihat sendiri. kita tidak perlu menjadi paranormal untuk bisa melihat seseorang akan menjadi kaya atau miskin. Cukup hanya dengan mendengarkan perkataannya saja...

dari bukunya Stephen Covey "8th Habit of Highly Effective People."

10 Oktober 2010

Jurus Bisnis Teman-teman Keturunan Tionghoa

Teman-teman keturunan Tionghoa kebanyakan berhasil dalam usahanya. Pengin tahu rahasianya? Ini dia

1. Mereka menerapkan Guanxi yaitu mengembangkan dan menjaga relasi. Menjalin hubungan dan jejaring yang sangat berkaitan dengan menjaga kepercayaan (xinyong).
2. Mereka mau bekerja keras, etos kerja tinggi, ulet, dan tahan banting.
3. Mereka rendah hati. Tidak mau menonjolkan apa yang mereka punya dan tidak cepat berpuas diri. Semua harus melalui tahapan dari bawah.
4. Mereka mahir mengelola keuangan. Meskipun penghasilan sedikit, jangan dihabiskan semua, selalu ada skala prioritas.

Gak mau kalah kan? Ayo tirulah yang baik, tinggalkan yang jelek.

02 Oktober 2010

Jatuh Bangun


Jika kehidupanku tidak berjalan seperti yang aku harapkan, dan aku merasa jatuh, aku tidak berkecil hati. Apapun alasannya aku akui bahwa aku memang benar2 jatuh. Dan apapun alasannya aku yakini bahwa aku pasti mampu bangun. Karena Tuhan telah memberi semua yang aku perlukan untuk bangun. Seberapa banyak aku jatuh, sebanyak itu pulalah aku harus bangun.Tidak peduli apakah hidupku akan berakhir pada saat aku jatuh, atau pada saat aku bangun (Maxwell).

29 September 2010

Ketika Aku Terjun Bebas - (dari buku : Life is Wonderful - Andrew Ho)

Saat aku merasa sudah tidak sanggup memikul beban hidupku yang begitu berat, aku mengakhiri hidupku dgn melompat dari sebuah gedung Lt. 11...

Kulihat pasangan yang terkenal sangat harmonis dan saling mencintai di lantai 10 sedang bertengkar dan saling memukul satu sama lain....

Kulihat Peter yang biasanya kuat dan tabah sedang menangis di lt.9...

Di lt.8 Ah Mei memergoki tunangannya sedang bercinta dengan sahabatnya...

Di lt.7 Novi sedang minum obat anti depresi...

Di lt.6 Heng yang pengangguran terus membeli 7 koran untuk mencari lowongan kerja tiap hari...

Di lt.5 Mr. Wong yang sangat dihormati publik sedang mencoba baju dalam istrinya...

Di lt.4 Rosa bertengkar lagi dengan pacarnya...

Di lt.3 Pak tua sedang mengharapkan seseorang datang mengunjunginya...

Di lt.2 Lily sdg memandangi foto suaminya yg sudah meninggal 6 bulan lalu...

Sebelum aku melompat dari gedung, kupikir aku orang yang paling malang...
Skrg aku sadar bahwa setiap orang punya masalah dan kekuatirannya sendiri...
Setelah kulihat semuanya itu, aku tersadar bhw ternyata keadaanku sebenarnya tdk begitu buruk..

Semua orang yang kulihat tadi skrg sedang melihat aku terkapar meregang nyawa...
Kurasa setelah mereka melihat kondisiku skrg, mereka akan berpikir bhw sebenarnya keadaan mereka tdk terlalu buruk.

“Be grateful for whoever you are….coz if u compare it to others, u’ll be suprised of their secret life

“Bersyukurlah atas dirimu apa adanya… karena bila kamu membandingkan dgn orang lain, kamu akan “terkejut” dengan rahasia hidup mereka”

Maka cintailah dirimu, walaupun seberapa berat masalah yang menimpamu. Anda tetaplah berharga di mata Tuhan. dan Anda bisa menjadi alat yang dipakai-Nya, untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Anda bisa menjadi sumber inspirasi bagi mereka yang membutuhkannya…